11 May, 2012

Merencanakan bisnis

Diposkan oleh Eko Prasetyo
Kegiatan apapun tanpa melalui proses perencanaan akan sulit mendapatkan hasil yangmemadai. Karena pelaksanaan kegiatan pembelajaran sebagaimana adanya tanpa melihat kejadian masa lalu dan memperlihatkan perubahan masa depan. Begitu pula dalam mengelola perusahaan manager harus merencanakan bisnisnya yang berguna untuk pedoman pelaksanaan dan sebagai evaluasi kinerjanya.
Lima pemegang kepentingan utama dalam bisnis ( five key stakeholders in a business )
Ø  Pemilik (owner ): setiap bisnis dimulai dari hasil ide mengenai barang dan jasa oleh orang yang   disebut wirausaha (entrepreneur). Ia mengorganisasikan ( orgainize ) dan mengelola resiko yang dihadapi mulai dari permulaan bisnis. * Pemilik tunggal, Banyak, dan Perseroan ( kepemilikan dalam saham )
Ø  Kreditur (creditor ): perusahaan memerlukan dana lebih dari pada yang didapat dari pemilik. Kreditur dapat member solusi sebagai penyedian pinjaman untuk memulai bisnis. Contoh: bank mandiri, bank BCA, bank BNI,dan sebagainya.
Ø  Pekerja ( employees ): hasil ide pemilik untuk membangun bisnisnya, harus didukung karyawan. Karyawan yang direkrut untuk menyelenggarakan bisnis.
Ø  Pemasok ( suppliers ): menyelenggarakan bisnis membutuhkan bahan (material) yang dibutuhkan untuk produksi melalui pemasok. Produk yang dijual harus berkualitas dan berdaya saing tinggi. Produk kualitas harus melalui proses mengubah bahan berkualitas melalui cara produksi yang efektif, efisien dan produktif. Kualitas bahan dan kesinambungan bahan perlu dicermati dalam memilih pemasok.
Ø  Pelanggan (costomers): tujuan akhir dari bisnis adalah sejauhmana produk dan jasa dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Bagaimanapun perusahaan harus tahu tentang apa kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan demikian apa yang ditawarkan kepada mereka dapat direspon dengan baik.
Menciptakan ide bisnis
Orang akan tertarik membangun bisnis hanya apabila mereka mengharapkan imbalan untuk usahanya. Imbalan tersebut diantaranya adalah:
·         Kesempatan mendapatkan imbalan yang besar
·         Menjadi atasan bagi mereka sendiri daripada bekerja dengan orang lain.
·         Tertarik dengan tantangan dan prestise.
Supaya bisnis berhasil, suatu perusahaan harus mempunyai keunggulan kompetitif  atau sifat unik atas produk / jasanya.

Pengaruh teknologi dalam menciptakan bisnis.
Peranan teknologi penting dalam perkembangan perusahaan. Dengan penerapan teknologi terhadap mesin baru proses produksi atau kegiatan bisnis lainnya dapat berjalan lancer dan mampu meningkatkan produktivitas kerja serta mampu memenuhi permintaan pasar. Demikian juga teknologi informasi mampu meningkatkan dukungan informasi untuk mengambilan keputusan dan meninggkatkan daya saing perusahaan.

Tujuan manajer.
Memaksimalkan nilai firma. Nilai sebuah firma diukur dari seberapa besar kemampuan mendapatkan laba.manajer selaku pengelola dituntut mampu mengatur sumberdaya perusahaan se-efektif dan se-efesien mungkin. Arah tujuan arus dijadikan pedoman pengelolaan.

Tiga keputusan biasa dalam bisnis (three common business decision)
Keputusan manajemen (management decision)
·         Perlengkapan mesin apa yang diperlukan untuk memproduksi suatu produk?
·         Berapa karyawan yang dibutuhkan untuk memproduksi suatu produk?
·         Bagaimana dapat memotivasi karyawan agar bekerja lebih baik?
Keputusan pemasaran (marketing diecision)
·         Berpa harga jual atas produk?
·         Apakah harus ada inovasi produk lama?
·         Apakah promosi iklan harus dibuat?
Keputusan keuangan (finance decision)
·         Apakah menjual saham atau meminjam dari bank?
·         Berapa jangka waktu pengambilan hutang.
·         Apakah perusahaan harus investasi ke dalam bisnis baru?


Langkah-langkah untuk menciptakan ide bisnis  (steps for creating a business idea)
Mengidentifikasi kebutuahan pelanggan (identify consumer needs).
·         Penelitian pasar (market research)
·         Penlilaian atas lingkungan perusahaan (Assessment of the business environment)
·         Lingkungan ekonomi (economic environment)
·         Lingkungkungan industry (industrial invironment)
·         Lingkungan global (global invironment)

Merencanakan bisnis (business plan)
Untuk siapa?
·         Untuk pengusaha (for the entrepreneur)
·         Untuk investor dan kreditur (for investors and creditors)
Apa yang disediakan-Nya?
·         Uraian yang terperinci menyangkut bisnis yang diusulkan, mencangkup jenis pelanggan, kompetisi, dan fasilitas yang perlu untuk produksi.

Rencana bisnis: Bagian manajemen
*      Struktur organisasi: Mengidentifikasi aturan dan tanggungjawab masing-masing karyawan firma.
*      Produksi: Keputusan tentang proses, lokasi, dan fasilitas produksi.
*      Sumber daya manusia: menghimpun lingkungan kerja yang akan memotivasi karyawan guna meraih kesuksesan bisnis.
Rencana bisnis: bagian pemasaran
*      Pasar sasaran (target market): profil pelanggan sasaran.
*      Kekhasan produk(product characteristics): deskripsi rinci tentang produk.
*      Harga (pricing): harga atas produk.
*      Distribusi (distribution): bagaimana produk akan didapat pelanggan.
*      Promosi (promotion): bagaimana produk akan dikomunikasikan kepada target market.

Rencana bisnis: bagian keuangan
*      Kelayakan (feasibility): perkiraan biaya-biaya dan benefits bisnis, termasuk perkiraan penjualan dan seluruh biaya.
*      Keuangan (financing the business): ringkasan pengeluaran yang dibutuhkan untuk memualai bisnis.
*      Pertimbangan dalam menilai sebuah rencana bisnis (considerations in assenssing a business plan)
*      Penghasilan potensial (potensial revenue)
*      Permintaan atas produk atau jasa (demand for product or sevice)
*      Biaya produksi (expence of production)
*      Keuntungan potensial ( overall potensial for profitability)
terimakasih telah membaca artikel ini. baca juga contoh rencana bisnis budidaya ikan lele. semoga bermanfaat ya.

0 komentar :

Post a Comment